Kamis, 24 Juli 2008

travel

Menikmati Modernitas & Keasrian Freiburg

Sabtu, 19 Juli 2008 - 12:09 wib


Foto: Corbis
MODERNISASI di banyak tempat, banyak menggusur warisan lama. Namun, tidak demikian dengan Freiburg. Kota ini terletak di negara bagian Baden Wurttenberg, Jerman.

Mengapa demikian? Karena selain kesadaran masyarakat lebih tinggi terhadap lingkungan hidup dibandingkan kota-kota lainnya di Jerman, kota ini memiliki pendukung Partai Hijau (die Gruene) yang besar. Bahkan, beberapa tahun belakangan kota ini dipimpin buergermeister (wali kota) asal Partai Hijau.

Yang lebih menarik, sementara kota-kota besar lainnya berlomba merencanakan pembangunan gedung-gedung baru, pemerintah Kota Freiburg malah gencar menciptakan wilayah terbuka. Jadi bila Berlin akan semakin penuh dengan gedung-gedung tinggi, Freiburg tengah berusaha memperluas keasriannya.

Freiburg bersama Stutgart, Karsruhe, Offenburg, Baden- Baden adalah kota-kota di selatan Jerman. Kota Freiburg tidak sebesar kota-kota lain. Apalagi dibandingkan Berlin, ibu kota Jerman yang baru. Kota ini terbagi atas Frieburg- Zhaeringen dan Freiburg- Herdern, dengan pusat kota yang sering disebut Freiburg am Breisgau. Jumlah penduduknya minim. Sekitar 200.000-an saja sehingga tidak padat seperti Berlin, Bonn, atau Koeln.

Kaum imigran tidak sebanyak di ketiga kota besar itu dan kesenjangan sosial tidak tinggi. Karena itu kelompok ultranasionalis, seperti Neo-Nazi dan pendukung partai nasionalis-sosialis baru seperti NDP, dan pendukung ekstrem kiri penerus partai komunis Jerman Timur, yakni PDS, tidak memperoleh tempat di sana.

Namun, ini bukan berarti Freiburg tidak berkaitan pada masa lalu dengan kelompok ekstrem. Pada masa keemasan Hitler dan partai NSDAP-nya, Freiburg menjadi batu loncatan serangan dan pendudukan Jerman ke Prancis. Logis saja karena Freiburg berbatasan dengan wilayah-wilayah negara bagian Bayern, yang berbatasan langsung dengan Austria, tempat asal Hitler.

Sementara, Freiburg berbatasan langsung dengan Prancis dan Swiss, tempat Hitler menyembunyikan hasil jarahannya dari Prancis dan kawasan selatan Eropa. Karena persinggungan dengan Hitler inilah, Freiburg turut menerima dampak buruk. Kota ini menjadi sasaran serangan pembalasan sekutu, terutama pasukan Prancis. Prancis berusaha membebaskan negerinya dari Strassbourg, sebelum berhasil melakukan invasi balik ke Jerman.

Serangan pengeboman besar-besaran sekutu yang terjadi pada 27 November 1944 begitu berbekas di benak masyarakat. Karena itu, peringatan ke-60 tahun serangan telah diperingati secara luas di kota itu. Banyak bangunan indah yang menunjukkan kemakmuran kota itu hancur. Kecuali gereja Katolik terbesar, Muenster, yang dibangun pada abad pertengahan dan terkenal dengan arsitektur gotik dan lonceng besarnya, Hosianna.

Muenster dan Hosianna menjadi simbol kota itu, terutama atap menaranya yang artistik. Kesadaran akan pentingnya sejarah terhadap eksistensi kota itu telah membuat bangunan-bangunan yang hancur itu direnovasi kembali.

Lagi-lagi kesadaran sejarah dan pentingnya konservasi lingkungan telah membuat Pemerintah Kota Freiburg membiarkan kawasan rumah ibadah Yahudi (synagoge) yang terletak di sebelah Universitaet Freiburg. Tepatnya di depan gedung Kollegien-Gebaeude I, sebagai kawasan hijau, dengan nama yang mengandung makna sejarah, Platz der Alten Synagoge. Sementara, kawasan di sampingnya telah diberi nama Platz der Weissen Rose, untuk mengenang resistensi para mahasiswa universitas tersebut terhadap fasisme Hitler.

Belum terlupakan tentu bagi kalangan akademis, nama Martin Heidegger dan Hannah Arendt, yang masing-masing menjadi rektor dan mahasiswi di sana dengan pandangan yang berbeda tentang fasisme Hitler, sekaligus dengan masalah percintaan mereka dan perdebatan akademisnya.

Kaitan antara sejarah dan peran politik civitas akademik Universitaet Freiburg terefleksi dari tulisan yang ada di atas tembok universitas di depan Fakultas Hukum Gedung Kollegien-Gebaude II, "Wahrheit Macht Ihr Freiheit" (Kebenaran Menjamin Kebebasan Anda).

Tulisan tersebut mengandung makna bahwa civitas akademik Universitaet Freiburg tidak tinggal diam menegakkan kebenaran dari segala bentuk tirani, termasuk fasisme Hitler, walaupun rektornya dulu, Martin Heidegger, dikenal sebagai pendukung Nasionalisme-Sosialisme Hitler. Tulisan itu juga sebagai koreksi yang mengingatkan bahwa kealpaan dalam pencarian kebenaran, atau keberpihakan terhadap kekuasaan, akan menutupi kebenaran.

Bagi masyarakat Freiburg, Universitaet Freiburg yang dibangun pada tahun 1457 menjadi perpaduan modernitas dan kekunoan kota itu, dan pentingnya memelihara sejarah dan lingkungan. Tidak banyak universitas di dunia yang menjadi pusat studi sekaligus museum dan tempat pameran benda-benda purbakala yang terbuka untuk umum.

gadget 2008

Teknologi Mobile Payment NFC Lebih Menjanjikan


SAN FRANSISCO - Analisa baru menemukan bahwa transaksi pembayaran dengan menggunakan teknologi NFC akan meningkat secara global hingga menghasilkan revenue sekira USD75 miliar pada 2013.

Pada segmen Mobile Payment, Juniper Research mengatakan bahwa terdapat peluang yang signifikan untuk perkembangan layanan mobile payment yang menggunakan teknologi near field communication (NFC), chip, ponsel dan teknologi lainnya, pada kurun waktu 2011 hingga 2013.

"NFC akan menarik digunakan oleh masyarakat di negara berkembang. Saat ini Jepang telah memimpin layanan mobile payment dengan meluncurkan ponsel berkemampuan NFC bertajuk FeliCa. Langkah ini akan diikuti oleh negara-negara di Amerika Utara, Eropa Barat dan beberapa negara lainnya seperti Korea, Singapura dan Australia," ujar salah satu anggota peneliti dari perusahaan riset Juniper, seperti dikutip melalui Cellular News, Selasa (22/7/2008).

Juniper memprediksi, transaksi dengan menggunakan NFC di pasar global akan meningkat lima kali lipat antara tahun 2011 dan 2013. Nantinya pada tahun 2009, perangkat NFC memang masih terbatas, kecuali di negara seperti China. Namun begitu perilaku ini akan berubah secara perlahan dalam kurun waktu 2010 hingga 2013, dimana produksi handset dengan teknologi NFC akan meningkat 20 persen. Artinya satu dari lima ponsel yang beredar di dunia akan dilengkapi dengan teknologi NFC.

Wilayah dengan tingkat pertumbuhan NFC terbesar di antaranya adalah China, Amerika Utara dan Eropa barat. Ketiga wilayah ini akan memberikan kontribusi pertumbuhan hingga 90 persen dari total USD75 miliar transaksi.

kesehatan

Cokelat Tingkatkan Fungsi Otak

SEBAGAI
makanan, cokelat punya banyak status. Selain dianggap sebagai makanan paling favorit di dunia, cokelat bahkan dianggap sebagai makanan paling romantis. Seorang kekasih akan senang apabila menerima sebungkus atau sekotak cokelat sebagai ungkapan sayang. Kegemaran banyak orang terhadap cokelat ternyata cukup beralasan karena dengan mengonsumsi cokelat ternyata bisa meningkatkan fungsi otak, baik bagi pria ataupun wanita.

Hasil penelitian terkini mengindikasikan menikmati cokelat susu akan meningkatkan fungsi otak.
"Cokelat mengandung banyak unsur yang menjadi stimulan, antara lain theobromine, phenethylamine, dan kaffeine," kata peneliti dari Universitas Wheeling Jesuit di West Virginia Bryan Raudenbush.

Lewat penelitian itu, Raudenbush mengatakan, senyawa-senyawa baru dalam cokelat telah ditemukan.
Sebelumnya bersifat meningkatkan tingkat kesadaran dan kemampuan berkonsentrasi dan apa yang diketahui kemudian adalah dengan mengonsumsi cokelat dapat meningkatkan fungsi otak dan menambah peningkatan performa mental.

Bryan Raudenbush dan rekan-rekannya mengatakan, penelitian terhadap kemampuan otak telah dilakukan terhadap sejumlah relawan yang mengonsumsi cokelat dalam beberapa jenis dalam empat kejadian terpisah.
Kelompok pertama mengonsumsi 85 gram batangan cokelat susu, kelompok kedua 85 gram cokelat hitam, kelompok ketiga mengonsumsi 85 gram carob, dan kelompok keempat tidak mengonsumsi apa pun.

Setelah 15 menit berselang, para relawan dalam penelitian ini menjalani beberapa tes neuropsikologis yang didesain untuk melihat performa kognitif, termasuk daya ingat, daya konsentrasi, kemampuan bereaksi, dan kemampuan memecahkan masalah. "Nilai bagi daya ingat verbal maupun visual tertinggi diperoleh oleh mereka yang mengonsumsi batangan cokelat susu dibandingkan dengan ketiga kelompok lainnya," katanya.

Peningkatan daya ingat baik verbal dan visual juga terjadi di kelompok yang mengonsumsi jenis cokelat lainnya. Namun hasilnya berada di bawah kelompok pertama.

Dari penelitian sebelumnya telah diketahui beberapa nutrisi dalam makanan tambahan melepas glukose yang menambah aliran darah yang dapat berpengaruh bagi kemampuan kognitif. Hasil penemuan tersebut mendukung pendapat sebelumnya. Bahkan memperjelas bahwa mengonsumsi cokelat dapat meningkatkan daya kerja otak.

SPECIAL EDITION

PENULARAN HIV/AIDS

Cara penularan :

  • Lewat cairan darah:
    Melalui transfusi darah / produk darah yg sudah tercemar HIV
    Lewat pemakaian jarum suntik yang sudah tercemar HIV, yang dipakai bergantian tanpa disterilkan, misalnya pemakaian jarum suntik dikalangan pengguna Narkotika Suntikan
    Melalui pemakaian jarum suntik yang berulangkali dalam kegiatan lain, misalnya : peyuntikan obat, imunisasi, pemakaian alat tusuk yang menembus kulit, misalnya alat tindik, tato, dan alat facial wajah
  • Lewat cairan sperma dan cairan vagina :
    Melalui hubungan seks penetratif (penis masuk kedalam Vagina/Anus), tanpa menggunakan kondom, sehingga memungkinkan tercampurnya cairan sperma dengan cairan vagina (untuk hubungan seks lewat vagina) ; atau tercampurnya cairan sperma dengan darah, yang mungkin terjadi dalam hubungan seks lewat anus.
  • Lewat Air Susu Ibu :
    Penularan ini dimungkinkan dari seorang ibu hamil yang HIV positif, dan melahirkan lewat vagina; kemudian menyusui bayinya dengan ASI.
    Kemungkinan penularan dari ibu ke bayi (Mother-to-Child Transmission) ini berkisar hingga 30%, artinya dari setiap 10 kehamilan dari ibu HIV positif kemungkinan ada 3 bayi yang lahir dengan HIV positif.

Secara langsung (transfusi darah, produk darah atau transplantasi organ tubuh yang tercemar HIV) l Lewat alat-alat (jarum suntik, peralatan dokter, jarum tato, tindik, dll) yang telah tercemar HIV karena baru dipakai oleh orang yang terinfeksi HIV dan tidak disterilisasi terlebih dahulu.

Karena HIV - dalam jumlah yang cukup untuk menginfeksi orang lain- ditemukan dalam darah, air mani dan cairan vagina Odha. Melalui cairan-cairan tubuh yang lain, tidak pernah dilaporkan kasus penularan HIV (misalnya melalui: air mata, keringat, air liur/ludah, air kencing).

Melalui hubungan seksual dengan seseorang yang terinfeksi HIV tanpa memakai kondom l Melalui transfusi darah l Melalui alat-alat tajam yang telah tercemar HIV (jarum suntik, pisau cukur, tatto, dll) l Melalui ibu hamil yang terinfeksi HIV kepada janin yang dikandungnya atau bayi yang disusuinya.

Dalam satu kali hubungan seks secara tidak aman dengan orang yang terinfeksi HIV dapat terjadi penularan. Walaupun secara statistik kemungkinan ini antara 0,1% hingga 1% (jauh dibawah risiko penularan HIV melalui transfusi darah) tetapi lebih dari 90% kasus penularan HIV/AIDS terjadi melalui hubungan seks yang tidak aman.

karena kegiatan sehari-hari Odha tidak memungkinkan terjadinya pertukaran cairan tubuh yang menularkan HIV. Kita tidak tertular HIV selama kita mencegah kontak darah dengan Odha dan jika berhubungan seks, kita melakukannya secara aman dengan memakai kondom

Seorang Odha kelihatan biasa, seperti halnya orang lain karena tidak menunjukkan gejala klinis. Kondisi ini disebut "asimptomatik" yaitu tanpa gejala. Pada orang dewasa sesudah 5-10 tahun mulai tampak gejala-gejala AIDS.

Hubungan seksual secara anal (lewat dubur) paling berisiko menularkan HIV, karena epitel mukosa anus relatif tipis dan lebih mudah terluka dibandingkan epitel dinding vagina, sehingga HIV lebih mudah masuk ke aliran darah. Dalam berhubungan seks vaginal, perempuan lebih besar risikonya daripada pria karena selaput lendir vagina cukup rapuh. Disamping itu karena cairan sperma akan menetap cukup lama di dalam vagina, kesempatan HIV masuk ke aliran darah menjadi lebih tinggi. HIV di cairan vagina atau darah tersebut, juga dapat masuk ke aliran darah melalui saluran kencing pasangannya.

AIDS tidak ditularkan melalui :

  • Makan dan minum bersama, atau pemakaian alat makan minum bersama.
  • Pemakaian fasilitas umum bersama, seperti telepon umum, WC umum, dan kolam renang.
  • Ciuman, senggolan, pelukan dan kegiatan sehari-hari lainnya.
  • Lewat keringat, atau gigitan nyamuk
PENCEGAHAN HIV/AIDS

Cara Pencegahan :

  • Gunakan selalu jarum suntik yang steril dan baru setiap kali akan melakukan penyuntikan atau proses lain yang mengakibatkan terjadinya luka
  • Selalu menerapkan kewaspadaan mengenai seks aman (artinya : hubungan seks yang tidak memungkinkan tercampurnya cairan kelamin, karena hal ini memungkinkan penularan HIV)
  • Bila ibu hamil dalam keadaan HIV positif sebaiknya diberitahu tentang semua resiko dan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi pada dirinya sendiri dan bayinya, sehingga keputusan untuk menyusui bayi dengan ASI sendiri bisa dipertimbangkan.

Ada tiga cara:

  • Abstinensi (atau puasa, tidak melakukan hubungan seks)
  • Melakukan prinsip monogami yaitu tidak berganti-ganti pasangan dan saling setia kepada pasangannya
  • Untuk yang melakukan hubungan seksual yang mengandung risiko, dianjurkan melakukan seks aman termasuk menggunakan kondom

Ada dua hal yang perlu diperhatikan:

  • Semua alat yang menembus kulit dan darah (jarum suntik, jarum tato, atau pisau cukur) harus disterilisasi dengan benar
  • Jangan memakai jarum suntik atau alat yang menembus kulit bergantian dengan orang lain

  • TANDA-TANDA SESEORANG TERTULAR HIV

    Sebenarnya tidak ada tanda-tanda khusus yang bisa menandai apakah seseorang telah tertular HIV, karena keberadaan virus HIV sendiri membutuhkan waktu yang cukup panjang (5 sampai 10 tahun hingga mencapai masa yang disebut fullblown AIDS). Adanya HIV di dalam darah bisa terjadi tanpa seseorang menunjukan gejala penyakit tertentu dan ini disebut masa HIV positif. Bila seseorang terinfeksi HIV untuk pertama kali dan kemudian memeriksakan diri dengan menjalani tes darah, maka dalam tes pertama tersebut belum tentu dapat dideteksi adanya virus HIV di dalam darah. Hal ini disebabkan kaena tubuh kita membutuhkan waktu sekitar 3 - 6 bulan untuk membentuk antibodi yang nantinya akan dideteksi oleh tes darah tersebut. Masa ini disebut window period (periode jendela) . Dalam masa ini , bila orang tersebut ternyata sudah mempunyai virus HIV di dalam tubuhnya (walau pun belum bisa di deteksi melalui tes darah), ia sudah bisa menularkan HIV melalui perilaku yang disebutkan di atas tadi.

    Secara umum, tanda-tanda utama yang terlihat pada seseorang yang sudah sampai pada tahapan AIDS adalah:

    • Berat badan menurun lebih dari 10% dalam waktu singkat
    • Demam tinggi berkepanjangan (lebih dari satu bulan)
    • Diare berkepanjangan (lebih dri satu bulan)

    Sedangkan gejala-gejala tambahan berupa :

    • Batuk berkepanjagan (lebih dari satu bulan)
    • Kelainan kulit dan iritasi (gatal)
    • Infeksi jamur pada mulut dan kerongkongan
    • Pembengkakan kelenjar getah bening di seluruh tubuh, seperti di bawah telinga, leher, ketiak dan lipatan paha.

    special edition

    AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome merupakan kumpulan gejala penyakit akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh oleh virus yang disebut HIV. AIDS disebabkan oleh adanya virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) di dalam tubuh.

    HIV atau Human Immunodeficiency Virus, adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan kemudian menimbulkan AIDS. HIV menyerang salah satu jenis dari sel-sel darah putih yang bertugas menangkal infeksi. Sel darah putih tersebut termasuk limfosit yang disebut "sel T-4" atau disebut juga "sel CD-4".
    Virus HIV ini hidup didalam 4 cairan tubuh manusia, yaitu: Cairan darah, Cairan sperma, Cairan vagina, Air susu Ibu.

    Kerusakan progresif pada sistem kekebalan tubuh menyebabkan orang dengan HIV/AIDS amat rentan dan mudah terjangkit bermacam-macam penyakit. Serangan penyakit yang biasanya tidak berbahaya pun lama-kelamaan akan menyebabkan pasien sakit parah bahkan meninggal. Oleh karena penyakit yang menyerang bervariasi, AIDS kurang tepat jika disebut penyakit. Definisi yang benar adalah sindrom atau kumpulan gejala penyakit.

    Masa inkubasi HIV sangat tergantung pada daya tahan tubuh masing-masing orang, rata-rata 5-10 tahun. Selama masa ini orang tidak memperlihatkan gejala-gejala, walaupun jumlah HIV semakin bertambah dan sel CD4 semakin menurun. Ketika sistem kekebalan tubuh sudah dalam keadaan parah, seorang Odha akan mulai menampakkan gejala-gejala

    HIV dapat menular kepada siapapun melalui cara tertentu, tanpa peduli kebangsaan, ras, jenis kelamin, agama, tingkat pendidikan, kelas ekonomi maupun orientasi seksual.

    PERBEDAAN ANTARA HIV DENGAN AIDS, yaitu:

    HIV adalah
    Human Immuno Deficiency Virus, suatu virus yang menyerang sel darah putih manusia dan menyebabkan menurunnya kekebalan/ daya tahan tubuh, sehingga mudah terserang infeksi/penyakit.

    AIDS adalah
    Acquired Immune Deficiency Syndrome, yaitu timbulnya sekumpulan gejala penyakit yang terjadi karena kekebalan tubuh menurun,oleh karena adanya virus HIV di dalam darah

    Infeksi HIV/AIDS berbahaya, karena telah banyak pengidap HIV/AIDS yang meninggal

    • Gejala muncul setelah 2 - 10 tahun terinfeksi HIV.
    • Pada masa anpa gejala sangat mungkin menularkan kepada orang lain.
    • Setiap orang dapat tertular HIV/AIDS.
    • Belum ada vaksin dan obat penyembuhnya.

    Perjalanan Penyakit dan Gejala yang Timbul

    • Dalam masa sekitar 3 bulan setelah tertular, tubuh belum membentuk antibodi secara sempurna, sehingga tes darah tidak memperlihatkan bahwa orang tersebut telah tertular HIV. Masa 3 bulan ini sering disebut dengan masa jendela
    • masa tanpa gejala, yaitu waktu (5 - 7 tahun) dimana tes darah sudah menunjukkan adanya anti bodi HIV dalam darah, artinya positif HIV, namun pada masa ini tidak timbul gejala yang menunjukkan orang tersebut menderita AIDS, atau dia tampak sehat.
    • Masa dengan gejala, ini sering disebut masa sebagai penderita AIDS. Gejala AIDS sudah timbul dan biasanya penderita dapat bertahan 6 bulan sampai 2 tahun dan kemudian meninggal

    Gejala infeksi HIV
    Pada awalnya sulit dikenali karena seringkali mirip penyakit ringan sehari-hari seperti flu dan diare sehingga penderita tampak sehat.
    Kadang-kadang dalam 6 minggu pertama setelah kontak penularan timbul gejala tidak khas berupa demam, rasa letih, sakit sendi, skait menelan dan pembengkakan kelenjar getah bening di bawah telinga, ketiak dan selangkangan. Gejala ini biasanyasembuh sendiri dan amapi 4-5 tahun mungkin tidak muncul gejala.
    Pada tahun ke 5 atau 6 tergantung masing-masing penderita, mulai timbul diare berulang, penurunan berat badan secara mendadak, sering sariawan di mulut dan pembengkakan di daerah kelenjar getah bening. Kemudian tahap lebih lanjut akan terjadi penurunan berat badan secara cepat (> 10%), diare terus-menerus lebih dari 1 bulan disertai panas badan yang hilang timbul atau terus menerus.

    resensi buku


    Aku adalah pencari keheningan, dan harta apakah yang kudapat dari keheningan itu sehingga dengan yakin aku bisa membagi-bagikannya? (halaman 5)

    Dia lelaki asing: perantau yang terdampar dari sebuah kapal. Lantaran keluasan wawasannya yang seperti lautan, Almustafa dianggap orang suci oleh seluruh penduduk kota Orphalese.

    Walau awalnya lelaki itu dianggap tak penting, kecuali seorang peramal bernama Almitra menanggapnya sebagai utusan Tuhan. Sejak itu pula dia dihormati seperti seorang aulia tanpa dosa.

    Tapi yang diingini seluruh perantau, juga Almustafa, adalah kembali ke rumah dan pulang kampung. Tatkala rasa rindu mencekamnya supaya berangkat pergi dari kota itu, penduduk menahannya untuk berkhotbah.

    Khotbahnya panjang-lebar, nyaris tentang segala hal: cinta, perkawinan, anak-anak, sedekah, makan dan minum, kerja, suka dan duka, rumah, pakaian, jual-beli, kejahatan dan hukuman, kemerdekaan, akal dan nafsu, kepedihan, kesadaran diri, pengajaran, persahabatan, ihwal bicara, makna waktu, baik dan jahat, doa, kepuasan, keindahan, agama, dan maut.

    Jika semua yang kukatakan adalah kebenaran, kebenaran itu sendiri akan mengungkapkan dirinya dengan suara yang lebih jelas, dan dengan kata-kata yang lebih dekat dengan pikiranmu (halaman 107).

    Selamat tinggal, penduduk Orphalese.

    ***

    BUKAN kebetulan jika Sapardi Djoko Damono, sastrawan terkenal Indonesia, ahli sastra Jawa, yang menerjemahkan karya Kahlil Gibran. Bahasa Jawa, yang dikuasai secara ahli oleh Damono, juga memuat banyak tingkat "eufe-mistik" (eufemisme separuh mistik) layaknya bahasa Arab. Kehalusan tersirat dari perpaduan nuansa Jawa-Arab tersanding baik di buku ini.

    Meski Gibran pertama kali dulu menulis karyanya ini dengan bahasa Inggris. Namun aksentuasi Arabisme, tanah moyangnya, lekat bersemayam dalam ubun-ubun penyair Lebanon yang hijrah ke Amerika. Wawasan "author authority" (kekuasaan kepengarangan) itulah yang muncul di pelbagai karyanya tanpa ada satupun yang terkecuali.

    Sekadar komentar, menyitir ungkapan penerjemah,

    "Terjemahan ini bisa saja dianggap sebagai komentar terhadap sejumlah terjemahan yang sudah beredar, namun sekaligus dan lebih dari itu saya mengharapkannya mampu menampung pengungkapan yang, meskipun populer, memiliki kekuatan yang memaksa kita untuk mempertimbangkan kembali berbagai konvensi sosial dan moral yang selama ini kita ciptakan untuk kita yakini."

    Judul:
    Almustafa

    Penulis:

    Kahlil Gibran
    Diterjemahkan dari The Prophet
    Alfred Knopf, Inc., New York, 1923

    Cetakan Pertama:

    Edisi Hardcover, Februari 2008

    Penerjemah:

    Sapardi Djoko Damono

    Penerbit:
    Bentang

    Halaman:
    viii+124 halaman; 15 cm

    ISBN:

    978-979-1227-21-6

    Menguak Pria 'Tidak Perkasa' Lagi

    MASYARAKAT masih memandang keperkasaan atau kejantanan seorang pria diukur dari kekuatan fisiknya, termasuk dalam hal melakukan hubungan seksual. Pria yang mengalami impotensi dianggap "tidak perkasa" lagi. Benarkah?

    Menurut dr Nugroho Setiawan MS SpAnd, pandangan di atas sangat keliru dan dapat menimbulkan stigma atau pandangan negatif terhadap seseorang yang mengalami masalah tersebut. Oleh karena itu, istilah impoten atau impotensi sekarang tidak lagi digunakan dan diganti dengan gangguan (disfungsi) ereksi.

    Nugroho menjelaskan, gangguan ereksi adalah salah satu bentuk gangguan fungsi seksual, di mana seorang pria tidak mampu untuk memperoleh atau mempertahankan ereksinya selama berhubungan seksual. "Masalah ini bukan hanya dialami pria yang berumur paruh baya ke atas, tetapi juga pria dewasa," jelas Nugroho ditemui Okezone di Black Cat, Plaza Senayan Arcadia, Kamis (17/7/2008) sore.

    Nugroho pun menyebut ada beberapa faktor penyebab terganggunya ereksi. Secara garis besar, gangguan ereksi dapat disebabkan oleh faktor fisik, psikis (kejiwaan), atau gabungan kedua faktor ini.

    "Beberapa jenis penyakit (diabetes, penyakit ginjal), cedera pada saraf tulang belakang dapat mengakibatkan kerusakan pada saraf, pembuluh darah, otot, atau jaringan ikat pada penis. Obat-obat tertentu, antara lain obat tekanan darah tinggi, obat penekan nafsu makan, dan obat penenang, juga dapat menimbulkan efek samping berupa gangguan ereksi," jelas androlog dan seksolog dari Rumah Sakit Fatmawati Jakarta ini.

    Konsultan seksualitas di okezone.com ini juga menyebut stres, depresi, rasa cemas yang berlebihan, atau rasa takut gagal dalam melakukan hubungan seksual juga dapat mengakibatkan timbulnya gangguan ereksi.

    Nugroho menyarankan agar lelaki dapat ereksi maka diperlukan kerja sama yang kompak antara otak, pembuluh darah, saraf, dan hormon dari lelaki tersebut. Proses kerja sama ini diawali dengan adanya rangsangan seksual (sentuhan, ciuman, imajinasi). Rangsangan ini memicu otak untuk mengirimkan sinyal ke penis melalui sistem syaraf. Selanjutnya, sinyal dari otak tersebut menyebabkan dilepaskannya suatu zat kimia yaitu nitrogen oksida (NO). NO ini mengaktifkan enzim guanilat siklase yang akan meningkatkan kadar siklik guanosin monofosfat (cGMP) dalam jaringan erektil penis (korpus kavernosum).

    "Peningkatan kadar cGMP mengakibatkan pengenduran otot-otot polos dalam korpus kavernosum penis dan pelebaran pembuluh nadi penis, sehingga memungkinkan lebih banyak darah yang masuk ke penis. Penis jadi membesar, mengeras, dan disebut ereksi," paparnya panjang.

    Nugroho mengakui pria yang mengalami gangguan ereksi seringkali merasa dirinya "cacat" dan tidak utuh lagi sebagai seorang lelaki. Masalah ini tak jarang membuat pria terekan, takut, cemas setiap kali hendak melakukan hubungan seksual dengan pasangannya.

    "Kondisi stres ini justru akan semakin memperberat gangguan ereksi yang terjadi. Sayangnya banyak yang tidak menyadari bahwa gangguan ereksi merupakan masalah serius yang juga berdampak pada pasangannya," tambahnya.

    Menurut Nugroho, sampai kini masih cukup banyak istri yang tidak mengungkapkan masalah ini secara terbuka dengan suaminya karena takut menyinggung atau menyakiti perasaanya. Akibatnya, masalah yang terjadi akan semakin rumit. Karena itu, sangatlah penting untuk melibatkan pasangan suami istri dalam mencari solusi.