Rabu, 17 Februari 2010

tips

TIDUR bukan hanya mengistirahatkan jiwa dan raga, namun juga membuat Anda lebih menikmati hidup. Sebaliknya, kurang tidur tidak hanya memengaruhi kesempatan Anda menikmati hidup, tapi juga membuat ancaman bagi kesehatan.

Kurang tidur pada usia sekira 20-an tidak menunjukkan efek samping yang terlalu nampak. Padahal, ketika waktu beristirahat cukup dalam semalam, maka akan memberikan efek dramatis pada wajah Anda.

Brad Pitt, contohnya. Sebagai seorang ayah dari enam orang anak, ia mengakui bahwa hampir tidak ada waktu untuk tidur, dan ini terlihat jelas pada penampilannya kini. Teman hidup Angelina Jolie ini tampak begitu kelelahan. Lain cerita dengan Jennifer Lopez, pelantun tembang "Jenny From The Block" ini tampak 10 tahun lebih muda dari usia sebenarnya. Apa pasal? J-Lo mengaku, ia memiliki rutinitas tidur setidaknya delapan jam setiap malam.

Bukan tanpa korelasi yang jelas antara waktu tidur dengan penampilan seseorang. Sebuah penelitian terbaru menemukan fakta bahwa kurang tidur memiliki efek hormonal yang mirip dengan proses penuaan. Bahkan, meningkatkan kemungkinan penyakit yang berhubungan dengan usia, demikian okezone kutip dari Daily Mail, Selasa (16/2/2010).

“Kami menduga bahwa kehilangan waktu tidur tidak hanya mempercepat terjadinya penuaan, tetapi juga meningkatkan penyakit, seperti hipertensi, diabetes, obesitas, dan hilangnya memori,” kata Eve Van Cauter, seorang Ilmuan yang memimpin jalannya penelitian.

Lebih lanjut, pada studi lainnya ditemukan fakta bahwa kurang tidur turut memicu stres yang dapat bereaksi pada tubuh, meningkatkan kadar kortisol, munculnya hormon stres, serta glukosa. Perlu diketahui, meningkatnya kadar glukosa pada tubuh diindikasi memiliki risiko lebih besar terhadap penyakit jantung serta stroke.

Selain itu, yang lebih mengkhawatirkan lagi, wanita yang memiliki kebiasaan tidur sekira lima jam semalam, sama artinya dengan meningkatkan dirinya terhadap risiko penyakit jantung. Tidur yang terganggu juga memengaruhi tekanan darah (yang biasanya jatuh pada malam hari) dan membuat kita rentan terhadap pilek dan flu.

Studi yang dihelat Eropa Sleep Research Society menemukan, bahwa orang yang kurang tidur cenderung dinilai kurang menarik dan memiliki warna kulit lebih pucat. Penyebabnya, selama tidur nyenyak, saat itulah sel-sel kulit baru diproduksi.

Alasan mengapa begitu banyak di antara kita merasa dan tampak 10 tahun lebih muda setelah liburan adalah karena, ketika berlibur, kita memiliki waktu tidur yang cukup.

“Salah satu fungsi utama tidur adalah memungkinkan otak untuk memperbaiki dirinya sendiri,” kata Profesor Jim Horne, direktur Sleep Research Center di Universitas Loughborough.

Selama tidur, korteks [bagian terbesar dari otak, yang mengatur fungsi-fungsi yang lebih tinggi, seperti pikiran dan tindakan] masuk ke recovery mode. Tanpa istirahat, Anda mungkin bangun dalam kondisi mudah marah, depresi, pelupa dan tidak mampu berkonsentrasi pada tugas.

Nah, tentu sangat tidak masuk akal jika Anda harus menghabiskan banyak uang untuk menjadi member di gym dan membeli krim wajah mahal agar terlihat awet muda, padahal yang Anda butuhkan hanyalah tidur setidaknya enam jam setiap malam.

Tidak ada komentar: